Bunda Harus Tahu, Ini Tanda-tanda Jika Si Kecil Kekurangan Vitamin

December 25, 2020 Kesehatan  No comments

            Setiap anak tentu membutuhkan nutrisi dan asupan yang baik agar bisa tumbuh dan berkembang optimal. Saat memberikan makanan pada si kecil, maka Bunda harus memperhatikan nutrisi yang terkandung pada makanan tersebut. Misalnya apakah makanan yang diberikan sudah mengandung protein, karbohidrat dan lemak. Selain itu, vitamin juga penting untuk pertumbuhan dan kesehatan si kecil. Tanda-tanda berikut bisa menjadi acuan apakah si kecil kekurangan vitamin.

Tanda-tanda Si Kecil Kekurangan Vitamin

1. Vitamin D

            Jika tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup, ASI bahkan makanan dengan nutrisi yang cukup, maka bayi bisa saja mengalami kekurangan vitamin D. Kondisi ini bisa menyebabkan penyerapan kalsium dan fosfor oleh usus yang kurang optimal. Proses pembentukan dan mineralisasi gigi menjadi terganggu. Jika dibiarkan maka penyakit seperti rakitis bisa terjadi dimana penyakit ini adalah penyakit yang berkaitan dengan pertumbuhan tulang yang tidak wajar. Kondisi ini membuat bagian persendian menjadi terlihat besar karena pembesaran lempeng epifisis serta tulang kaki akan terlihat bengkok.

2. Vitamin A

            Kematian dan kesakitan di negara berkembang disebabkan karena kurangnya asupan vitamin A pada bayi. Vitamin A diperoleh dari ASI, kuning telur, susu formula, hati, buah dan sayuran. Saat kekurangan vitamin, bayi akan menunjukkan gejala seperti infeksi, kulit yang kasar dan menebal, mata kering, pertumbuhan terhamat dan rabun senja.

3. Vitamin E

Pada bayi, vitamin E bermanfaat untuk menjadi pelindung asam lemak esensial serta vitamin di dalam tubuh serta mencegah kerusakan jaringan. Vitamin E bisa diperoleh dari ASI, susu formula, ganddum, kuning telur, hati, mentega serta buah dan sayuran. Jika bayi kekurangan vitamin E, maka yang terjadi adalah anemia hemolitik, penurunan refleks, dan degenerasi spinocerenellar.

4. Vitamin K

            Proses pembekuan darah bisa dibantu dengan vitamin K. Vitamin K bisa diperoleh dari sayuran, hati, daging dan susu formula. Bayi yang kekurangan vitamin K akan memiliki waktu perdarahan yang lebih panjang dan perdarahan yang abnormal.

5. Vitamin C

            Banyak sekali manfaat vitamin C bagi si kecil misalnya menyembuhkan luka, membentuk kolagen, serta meningkatkan penyerapan zat besi. Bunda bisa memberikan makanan yang menjadi sumber vitamin C seperti buah, sayuran, susu formula dan ASI. Jika kekurangan vitamin C, yang terjadi adalah anemia, penyakit gusi, lemas, dan perdarahan yang terlihat pada kulit. Perdarahan pada kulit terjadi karena pembuluh darah kecil di dalam tubuh pecah. Gejala ini biasa disebut dengan penyakit scurvy.

6. Vitamin B12

            Vitamin B12 bermanfaat untuk menjaga fungsi sistem saraf dan kesehatan sel darah. Vitamin B12 bisa diperoleh dari susu formula, ASI, kuning telur, daging dan produk olahan susu. Hingga berusia 8 bulan, bayi secara umum mempunyai kadar vitamin B12 yang cukup pada tubuhnya. Ibu berperan dalam jumlah vitamin B12 pada bayi. Jika kekurangan vitamin ini, maka bayi bisa mengalami gangguan perkembangan motorik, anemia pernisiosa, penurunan fungsi sarah dan kegagalan tumbuh kembang.

7. Vitamin B6

            Bayi yang mendapatkan cukup asupan vitamin B6 akan membantu tubuh dalam menggunakan protein untuk membuat jaringan dan juga membantu metabolisme lemak. Kebutuhan vitamin B6 akan meningkat apabila asupan protein semakin tinggi. Makanan yang menjadi sumber vitamin B6 yaitu ASI, hati, daging, gandum, biji-bijian, kentang, serealia, susu formula. Jika kekurangan vitamin B6, bayi akan mengalami kejang dan anemia mikrositik.

8. Vitamin B1

            Banyak sekali manfaat dari vitamin B1 seperti membantu sistem saraf berfungsi normal, membantu pelepasan energi dari karbohidrat selama proses metabolisme. Kekurangan vitamin B1 ini terjadi pada bayi yang memiliki ibu yang mengalami kekurangan vitmain B1. Kekurangan vitamin B1 bisa ditandai dengan gagal jantung, edema neuritis, dan penyakit beri-beri. Makanan yang menjadi sumber vitamin B1 seperti kentang, serealia, biji-bijian, gandum, susu formula dan ASI.

9. Vitamin B2

            Manfaat vitamin B2 antara lain membantu pelepasan energi dari lemak, protein, dan karbohidrat selama proses metabolisme. Makanan yang mengandung vitamin B2 yaitu daging, susu formula, ASI, produk susu dan kuning telur serta biji-bijian. Bayi yang kekurangan B1 akan mengalami pertumbuhan terhambat, anemia, luka dan kering pada tepi mulut.

            Sebagai ibu, bunda tentu harus memperhatikan asupan yang dibutuhkan bayi. Jika masih merasa kekurangan informasi mengenai hal ini, tidak perlu khawatir karena di zaman modern seperti saat ini sudah tersedia vitamin apps dari Klikdokter yang memudahkan ibu untuk mendapatkan informasi mengenai vitamin dan seputar kesehatan lainnya.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>